Monday, October 15, 2018

Guardiola dan Ancelotti Akui Punya Mentor Hebat


GudangGol - Josep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Arrigo Sacchi duduk bersama mendiskusikan bermacam topik dalam sepakbola. Mereka sedang berada dalam Festival dello Sport yang digelar di Trento, Italia.

Salah satu aspek yang dibahas dalam pembicaraan demikian yakni mentor mereka sehingga dapat menjadi pelatih-pelatih hebat. Guardiola dan Ancelotti mengaku mempunyai beberapa mentor hebat yang mereka jadikan sebagai panutan.

Guardiola dan Ancelotti mempunyai karier yang benar-benar baik sebagai pemain serta sempat diasuh sebagian pelatih kelas dunia. Mereka bahkan mengucapkan dampak para mentor itu terhadap metode melatih mereka.

Gampang ditebak, mentor utama Guardiola yaitu Johan Cruyff. Guardiola sendiri sering kali disebut sebagai penerus filosofi sepakbola Total Football ala Cruyff.

"Johan Cruyff merupakan sosok paling penting yang pernah bekerja bersama saya. Ia membuka mata saya dengan gaya sepakbolanya. Ia menolong kami memahami metode yang berbeda dalam memandang sepakbola. Rasanya seperti ke sekolah tiap hari. ketika kami menang, Ia akan mengatakan terhadap kami alasan kemenangan kami. Dia membikin kami jatuh cinta," cetus Guardiola.

"Bukan kebetulan bahwa ada banyak pemain yang menjadi asuhan Cruyff dan Sacchi kemudian menjadi pelatih. Pikiran mereka memang telah dibuka. Mereka memberikan cinta baru terhadap kami."

Bagi Ancelotti, sosok yang paling ia idolakan yakni Nils Liedholm. Ancelotti belajar perihal tata kelola pemain dari Liedholm, khususnya pada dekade 80-an.

"Saya mempunyai banyak guru penting. Soal tata kelola manusia, tidak ada yang lebih bagus dari Nils Liedholm. Pada dekade 80-an, Ia sungguh-sungguh sosok penting karena dia tak memberikan tekanan terhadap pemain," urai Ancelotti.

"Peran seorang pelatih amat kompleks namun menyenangkan. Anda mesti memikirkan ada 25 pemain di timnas dan segala orang sama pentingnya, dari kitman hingga bintang terbesar di timnas. Sistem saya menangani tim yaitu membikin seluruh orang merasa senyaman mungkin. Saya berikan tanggung jawab dan mendelegasikan segala tanggung jawab itu."